Manokwari – Meskipun dilaksanakan melalui jalur jarak jauh atau daring, pelaksanaan Upacara Pemuliaan Nilai‑Nilai Tribrata tetap berlangsung dengan khidmat, tertib dan penuh semangat pengabdian.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K. bersama seluruh Pejabat Utamanya mengikuti kegiatan ini dari Ruang Vicon Mapolda Pabar, Rabu (25/6/26). Kegiatan ini menjadi rangkaian penting dalam menyambut Hari Bhayangkara ke‑80, sebagai momen untuk kembali merenungi dan meneguhkan jati diri institusi kepolisian.
Upacara bersejarah ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Tujuannya untuk menanamkan, memperkuat dan menghidupkan kembali tiga nilai dasar perjuangan Bhayangkara yaitu Kebenaran, Keadilan dan Pengabdian.
Di sela jalannya upacara, Kapolda Papua Barat mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian dan sikap tegas. Ia menegaskan bahwa meskipun dihadiri secara virtual, semangat dan makna yang terkandung di dalamnya harus tetap terasa nyata dan melekat dalam diri setiap personel.
“Nilai‑nilai Tribrata bukan sekadar janji, melainkan pedoman hidup yang harus dijalankan dalam setiap langkah tugas kita. Baik saat bertugas di lapangan maupun di ruang kerja, kebenaran, keadilan dan pengabdian harus selalu menjadi kompas utama,” tuturnya.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara, kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat kuat bagi seluruh jajaran agar semakin kokoh menjaga integritas, profesionalisme serta terus meningkatkan kualitas pelayanan yang berlandaskan nilai‑nilai luhur pendahulu.
(Plt)Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Gadug Kurniawan,S.I.K.,M.H.,mengatakan momentum Tribrata harus jadi penguat moral personel di lapangan. “Upacara daring bukan mengurangi makna. Justru ini bukti adaptasi Polri. Setiap personel wajib menjadikan Kebenaran, Keadilan dan Pengabdian sebagai landasan setiap tindakan, agar kepercayaan masyarakat terus terjaga,” ujarnya.(red)

