TNI  

Semangat Kebersamaan dan Kepedulian, Koramil 01 Bitung Kolaborasi Bersama Lintas Sektoral Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

banner 120x600

Bitung – Dalam rangka mendukung program Gerakan Indonesia Asri, Personel Koramil 1310-01/Bitung jajaran Kodim 1310/Bitung melaksanakan kegiatan karya bakti dengan sasaran pembersihan pesisir pantai wisata Waleleng dan penanaman pohon Bitung, bertempat di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Matuari, Fonda Femmy Orah, S.Sos., Danramil Kapten Inf Markus Tilaar, S.Th., Sekcam Matuari, Stenly Tantang, S.Sos., Lurah Tanjung Merah Bartje Ticoalu, S.Pd., Perangkat Kec. Matuari, Perangkat Kel. Tanjung Merah, Guru-Guru SMP Tanjung Merah, Guru-Guru SD GMIM Tanjung Merah, serta Masyarakat Kelurahan Tanjung Merah, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kecamatan Matuari dalam hal ini Camat Matuari, Fonda Femmy Orah, S.Sos., menegaskan kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud nyata sinergi dalam membangun lingkungan yang bersih. Menurutnya, Gerakan ASRI diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi tumbuh sebagai budaya hidup bersih yang berkelanjutan, menghadirkan lingkungan yang asri, nyaman, dan bernilai ibadah bagi seluruh warga.

Karya bakti diawali dengan Apel Pengecekan dilanjutkan pembagian sektor pembersihan dengan sasaran sampah di sepanjang garis pantai Waleleng yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat Kota Bitung maupun luar Kota Bitung. Personel TNI dari Koramil 1310-01/Bitung bersama aparat kecamatan dan kelurahan, masyarakat serta para siswa-siswi bahu-membahu mengumpulkan sampah plastik dan limbah lainnya guna menciptakan lingkungan pantai yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pengunjung.

Selain pembersihan pantai, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon Bitung yang dikenal sebagai Barringtonia asiatica, adalah spesies pohon yang tumbuh di daerah pesisir dan memiliki banyak kegunaan. Pohon Bitung tidak hanya memiliki nilai ekologis dan estetika, tetapi juga memiliki peran penting dalam budaya dan sejarah masyarakat setempat. Menurut sejarah, nama “Bitung” diambil dari pohon yang banyak tumbuh di daerah tersebut, yang menjadi tempat berlindung bagi para nelayan dari arus kencang saat melaut.

Penanaman pohon ini bertujuan untuk menjaga kelestarian alam, mencegah abrasi, serta mendukung penghijauan di kawasan wisata. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk edukasi nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.

Danramil 1310-01/Bitung Kapten Inf Markus Tilaar, S.Th., menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus komitmen dalam mendukung program pelestarian lingkungan.
“Melalui Gerakan Indonesia Asri, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir pantai, semakin meningkat demi mewujudkan Kota Bitung yang aman, sehat, resik dan asri,” ungkap Danramil.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *