TNI  

Bentuk Penghargaan Atas Pengabdian Prajurit, Babinsa Kodim 1310/Bitung Kopda Rein Hard Paraisu Terima Bantuan Rumah Non Dinas dari KASAD

banner 120x600

Bitung – Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, mengikuti kegiatan penyaluran santunan berupa rumah non dinas tahap II kepada ahli waris Prajurit TNI AD yang gugur berstatus keluarga dan Prajurit yang cacat Tk. II dan III Gol. C berstatus keluarga, bertempat di Ruang Puskodalops Makodam XIII/Merdeka, Jln. 14 Februari Kel. Teling Atas Kec. Wanea Kota Manado, Rabu, (4/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., secara Video Conference (Vicon), yang diikuti oleh seluruh Kotama jajaran TNI AD. Untuk Kodam XIII/Merdeka, vicon dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., Kasdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si., Danrem 131/Stg Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, S.H., M.H., Para Asisten Kasdam XIII/Mdk, Para Kabalak Dam XIII/Mdk, Para Dansat yang mendampingi personel penerima santunan serta prajurit penerima santunan sejumlah 5 orang terdiri dari 3 orang ahli waris prajurit Gugur, dan 2 orang prajurit Cacat Gol II/C atasnama Kopda Rein Hard Paraisu Babinsa Ramil 1310-01/Bitung Kodim 1310/Bitung Rem 131/Stg Dam XIII/Mdk dan Serka Robinstein Parenta Babinsa Ramil 1312-07/Miangas Kodim 1312/Talaud Rem 131/Stg Dam XIII/Mdk.

Komitmen terhadap kesejahteraan prajurit kembali ditegaskan Kodam XIII/Merdeka melalui penyaluran santunan rumah non-dinas tahap II dari Kepala Staf Angkatan Darat bagi prajurit yang gugur dan prajurit yang mengalami cacat dalam pelaksanaan tugas negara.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab pimpinan TNI AD terhadap keluarga besar prajurit. Program pemberian rumah non dinas ini menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam memberikan jaminan kesejahteraan bagi keluarga prajurit yang telah berkorban demi bangsa dan negara.

Sementara itu, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ mengatakan, Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda serentak TNI Angkatan Darat dalam memastikan jaminan hunian layak bagi keluarga prajurit yang terdampak risiko penugasan. Rumah tersebut merupakan bagian dari program santunan yang diinisiasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian prajurit.
“Perhatian kepada prajurit dan keluarga merupakan tanggung jawab moral. Program ini ingin memastikan setiap prajurit yang telah berkorban tetap memperoleh jaminan kesejahteraan,” ujar Dandim.

Menurutnya, Bagi keluarga penerima, bantuan itu bukan sekadar fasilitas tempat tinggal, melainkan simbol bahwa pengabdian kepada negara tidak berhenti ketika tugas selesai. Negara, melalui institusinya, tetap hadir memastikan keberlanjutan kehidupan keluarga prajurit.
“Penyerahan ini menjadi momen haru sekaligus bukti bahwa negara hadir untuk keluarga prajurit yang telah mengabdikan diri sepenuhnya,” sambungnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *