TNI  

Dukung Program Hilirisasi Perkebunan, Dandim 1310/Bitung Ikut Tanam Kelapa

banner 120x600

Minahasa Utara – Dalam rangka mewujudkan asta cita menuju Indonesia Emas 2045 dan mendorong hilirisasi perkebunan kelapa demi mewujudkan swasembada nasional, Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menghadiri kegiatan gerakan tanam bibit kelapa di Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (02/0

3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH., MH., Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr, Ph.D., Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P., Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Gunawan, S.P. M.Si., Mewakili Pangdam XIII/Mdk, Aster Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf. Daniel E. S. Lalawi, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Prov. Sulut, Wilhelmia Nova Pangemanan, S.Pt, M.Si., Kepala Dinas Perkebunan Prov. Sulut, Darwin Muksin, S.Sos. MM., Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPM) Prov. Sulut, Steivie Karouw, STP, M.Sc., Bupati Minut diwakili oleh Sekda Kab. Minut, Ir. Novly G. Wowiling, M.Si., Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, Kapolres Minut diwakili oleh Wakapolres Minut, Kompol Thely Mawidingan, SE., serta tamu undangan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr, Ph.D., mengatakan, Kegiatan ini merupakan suatu bentuk hilirisasi tanaman kelapa, Prov. Sulut merupakan sentra kelapa terbesar dan didalamnya ada 3 komoniditas termasuk pala dan kakao, oleh sebab itu kedepan ada peremajaan dan perluasan lahan kelapa.
Saat ini petani belum merasakan nilai tambah dari hasil kelapa oleh sebab itu merupakan asta cita dari Presiden RI agar petani mendapat nilai tambah lewat hasil kelapa berupa kopra, bukan lagi hanya dijual bentuk kelapa.
“Kami mendapat arahan dari bapak Menteri Pertanian agar program ini mendapat pengawalan sehingga pengembangan tanaman kelapa dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan petani kelapa,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulut dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH., MH., menyampaikan, Atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Utara saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas pelaksanaan kegiatan tanam kelapa ini serta ucapan terima kasih kepada kita semua yang telah hadir di tempat ini.
Kiranya apa yang kita tanam hari ini, kelak bertumbuh subur, berbuah lebat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat serta kemajuan bagi bangsa
Sulut selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi kelapa nasional bahkan berkontribusi terhadap kebutuhan ekspor turunan kelapa seperti kopra, minyak kelapa, dan produk olahan lainnya.

Lanjutnya, Kita tidak boleh terlena dengan kejayaan tanaman kelapa ditanah kita.
Kita sadar tantangan saat ini nyata banyak pohon kelapa yang sudah tua produktivitas menurun dan perubahan iklim yang tidak menentu.
“Kepada para petani, saya berpesan mari kita manfaatkan momentum ini dengan sungguh sungguh. Rawat apa yang sudah kita tanam hari ini, teruslah terbuka terhadap inovasi, teknologi pertanian modern serta pola tanam yang lebih produktif dan ramah lingkungan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan penanaman pohon kelapa ini merupakan wujud dukungan penuh jajaran Kodim 1310/Bitung untuk mendukung program hilirisasi perkebunan, yang bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa diantaranya minyak (VCO), santan, dan briket menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sekaligus bagian dari implementasi program TNI AD dalam bidang ketahanan pangan.
“Melalui kegiatan penanaman pohon kelapa, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mendorong industrialisasi, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ekonomi desa,” ungkap Dandim.

Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Minahasa Utara untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta aktif menanam pohon produktif di sekitar tempat tinggal mereka.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *